Langsung ke konten utama

8 Bahaya Konsumsi Antibiotik tanpa Resep Dokter untuk Tubuh

Anda bisa mendapatkan bahaya konsumsi antibiotic tanpa resep dokter jika Anda memaksa untuk mengonsumsinya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Antibiotik merupakan jenis obat yang memerlukan resep obat sebagai petunjuk konsumsinya. Obat ini juga sering dianjurkan untuk dikonsumsi sampai habis sehingga tidak boleh diminum hanya satu dua kali saja.

Antibiotik sendiri terdiri dari beberapa jenis dengan efek samping yang berbeda. Ada jenis antibiotik yang dapat memberikan efek samping ringan seperti mual dan muntah, namun ada pula antibiotik yang bisa memicu efek berbahaya pada tubuh Anda seperti diare dan infeksi jamur di sekitar organ intim. Ketika Anda sudah mempunyai resep dokter pun, Anda juga perlu berhati-hati dengan efek sampingnya yang kemungkinan timbul.

8 Bahaya Konsumsi Antibiotik tanpa Resep Dokter untuk Tubuh

 

Bahaya Konsumsi Antibiotik tanpa Resep Dokter


1. Gangguan kesehatan otak


Kandungan senyawa yang ada di dalam antibiotik akan paling mempengaruhi kesehatan otak Anda karena banyak menyerang kesehatan syaraf di otak. Jika Anda mengonsumsi antibiotik tanpa menggunakan resep dokter, makan otak Anda tidak bisa bekerja dengan baik.

Otak yang tidak berfungsi akan memicu beberapa akibat seperti lambat dalam berpikir, tidak bisa berkonsentrasi, sampai dengan kerusakan otak yang lebih parah. Maka sebisa mungkin cegahlah konsumsi antibiotik jika Anda tidak ingin mengalami kerusakan otak.

2. Menimbulkan kegemukan


Ternyata konsumsi antibiotik yang tidak disertai dengan resep dokter akan membuat tubuh Anda menjadi gemuk. Hal ini bisa muncul karena pengaruh antibiotik yang membuat hormon atau nafsu makan Anda naik. Anda akan terus merasa lapar sehingga badan Anda bisa menjadi lebih gemuk.

Efek kegemukan ini tentunya perlu dihindari bagi Anda yang sudah mempunyai penyakit obesitas atau kegemukan yang cukup parah. Lakukanlah pola hidup sehat terlebih dahulu dan jika sakit, Anda bisa mencoba mengonsumsi obat herbal terlebih dahulu.

3. Usus tidak berfungsi dengan baik


Sistem pencernaan Anda bisa terganggu jika Anda tidak mempunyai resep dokter untuk dijadikan acuan dalam mengonsumsi antibiotik. Usus Anda tidak akan berfungsi dengan baik dalam menyerap nutrisi makanan yang Anda makan.

4. Memperburuk penyakit


Jika Anda mengalami suatu penyakit dan mencoba menyembuhkannya dengan antibiotik tanpa resep dokter, penyakit Anda justru bisa bertambah parah. Antibiotik mempunyai kandungan senyawa yang dapat memicu penyakit lebih buruk jika Anda hanya mengonsumsinya setengah-setengah atau berlebihan.

5. Resisten obat


Konsumsi antibiotic yang tidak ada resep dokternya justru bisa membuat Anda menjadi kebal terhadap obat. Efek ini disebut dengan resistensi obat. Virus maupun bakteri yang berada di dalam tubuh pun tidak akan terpengaruh dengan berbagai macam obat yang Anda konsumsi.

6. Alergi


Dosis antibiotic yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh dan penyakit Anda juga bisa menimbulkan beberapa gejala alergi. Gejala alergi seperti lidah yang bengkak, wajah merah, dan juga ruam pada kulit akan muncul di tubuh Anda. Segera hentikan konsumsi obat ini jika Anda

7. Kecanduan


Antibiotik juga bisa membuat Anda menjadi kecanduan untuk mengonsumsi obat ini. Apalagi jika setiap Anda mengalami penyakit ringan, Anda terus menerus mengonsumsi antibiotic sebagai obatnya, maka Anda akan mencoba untuk mengonsumsinya setiap Anda sakit. Hal ini bisa berujung pada efek kecanduan obat.

8. Kerusakan tulang


Beberapa orang yang mengonsumsi antibiotic tanpa resep dokter akan mengalami kerusakan tulang atau tulang menjadi lebih rapuh. Hal ini berlaku juga untuk semua obat karena senyawa kimia di dalamnya dapat melemahkan struktur tulang di tubuh Anda.

Baca Juga: 6 Bahaya Ikan Asin Berformalin untuk Tubuh dan Ciri-Cirinya

Apapun jenis obat yang Anda konsumsi, Anda tetap perlu berhati-hati terhadap penggunaannya termasuk antibiotic. Jika Anda mengalami beberapa penyakit ringan seperti demam, flu, dan batuk, Anda tidak perlu mengonsumsi antibiotik langsung. Sebisa mungkin hindarilah konsumsi obat ini jika penyakit Anda masih bisa diatasi dengan obat ringan lainnya.

Nah, jika Anda memang terserang penyakit yang membutuhkan penanganan khusus segera, maka Anda sebaiknya pergi ke dokter. Dokter lebih mengetahui jenis obat seperti apa yang Anda butuhkan dan jumlah dosis obat yang perlu Anda konsumsi. Hal ini tentunya akan mencegah Anda dari serangan efek samping obat, salah satunya antibiotic.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …