Langsung ke konten utama

20 Obat Panu Tradisional Paling Ampuh

Obat Panu Tradisional - Penyakit panu, atau dalam ilmu kedokteran disebut Tinea versicolor, disebabkan oleh infeksi jamur Pityrosporum ovale yang terdapat pada permukaan kulit. Panu merupakan penyakit kulit yang gejala dan timbulnya tidak diketahui. Panu dapat tumbuh dan timbul di bagian tubuh manapun. Namun, kebanyakan timbul di bagian punggung belakang. Penyakit ini dapat diatasi dengan obat panu tradisional.

Panu bukan termasuk dalam penyakit yang berbahaya. Meskipun demikian, panu dapat merusak penampilan seseorang jika timbul di sekitar wajah seperti pipi dan dahi. Gejala awal panu adalah bercak-bercak putih pada kulit. Jika tidak segera diatasi, maka bisa berdampak buruk karena dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Berikut adalah obat panu tradisional.

Obat Panu Tradisional


1. Daun Ketepeng


Cara membuat obat panu tradisional dengan daun ketepeng adalah dengan menyiapkan sekitar 30 gram daun ketepeng segar. Cuci bersih lalu tumbuk sampai halus, dan tambahkan kapur sirih secukupnya. Gosokkan pada area kulit yang terkena panu dan lakukan secara rutin 3 kali sehari untuk memperoleh hasil yang efektif.

2. Belimbing Wuluh


Seperti halnya daun ketepeng, belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) juga dapat digunakan sebagai obat panu tradisional. Siapkan satu buah belimbing wuluh lalu tumbuk sampai halus. Ambil kapur sirih secukupnya dan campurkan pada belimbing wuluh yang telah dihaluskan. Oleskan pada panu secara merata sampai mengering. Tunggu sampai meresap, lalu bilas dengan air bersih.

3. Lengkuas


Lengkuas atau laos (Alpinia galangal) mengandung kuersetin, flavonoid, dan amilum yang ampuh sebagai obat panu tradisional. Siapkan 1 lengkuas lalu belah menjadi dua bagian. Gosokkan bagian dalam lengkuas pada kulit yang terkena panu.

4. Belerang


Belerang, atau dikenal juga dengan lirang merupakan warisan obat panu tradisional. Buktinya, banyak pemandian air panas yang mengandung belerang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Belerang memang ampuh untuk mengobati penyakit kulit. Celupkan belerang pada air, lalu oleskan belerang pada bagian tubuh yang terkena panu. Ulangi cara ini dua kali sehari.

5. Leunca


Leunca atau pokak juga dapat digunakan sebagai obat panu tradisional. Ambil pucuk daun leunca secukupnya dan campurkan dengan garam kristal. Kemudian, bungkus ramuan dengan daun pisang, kukus sebentar. Oles dan gosokkan ramuan ke area yang berpanu.


6. Bawang Putih


Potong 1 siung bawang putih menjadi dua bagian. Gosokkan bagian dalam bawang putih ke area panu sampai kulit agak memerah dan terasa sedikit perih. Tahan perihnya, dan jika rasa perih sudah hilang, lanjutkan menggosok kembali sampai kulit memerah dan terasa perih lagi. Biarkan sejenak sampai bakteri jamur ini mati.

7. Jahe


Siapkan beberapa buah jahe yang masih segar. Potong secara vertikal. Pastikan cairan jahe keluar dan bisa digunakan. Kemudian, gosokkan jahe ke bagian kulit yang terdapat panu. Lakukan hingga jahe mengering.

8. Daun Pare


Ambil sepucuk daun pare, kemudian cuci sampai bersih. Setelah daun bersih, kemudian tumbuklah sampai halus, tambahkan kapur sirih, dan aduk sampai bercampur rata. Oles dan gosokkan ramuan pada panu di tubuh.

9. Lidah Buaya


Untuk membuat obat panu tradisional dari lidah buaya, caranya sangat mudah. Siapkan satu batang lidah buaya lalu belah menjadi dua bagian. Kemudian ambil lendir atau gel yang keluar dari belahan batang lidah buaya tersebut dan oleskan pada area kulit yang terkena panu. Biarkan beberapa saat sampai kering lalu bilas dengan air hangat bersih.

10. Jeruk Nipis


Jeruk nipis telah dipercaya dapat menjaga kecantikan wajah dan kesehatan. Kandungan vitamin C pada jeruk nipis mampu melawan radikal bebas serta penyakit ringan lainnya. Tidak langsung sembuh, memang, tetapi cukup efektif dalam pengobatan. Caranya hanya dengan mengoleskannya pada kulit yang terkena panu secara rutin.

Obat panu tradisional di atas dinilai manjur menyembuhkan panu. Pada aplikasinya, cara-cara di atas ada yang menimbulkan kesan perih, dan ada yang tidak. Terlepas dari itu, jika diterapkan dengan baik, akan memberikan hasil dalam satu minggu. Obat panu tradisional yang juga tak kalah efektifnya adalah:

11. Cuka Apel
12. Biji Pala
13. Minyak Pohon Teh
14. Daun Tembakau
15. Daun Kemangi
16. Batang Serai
17. Daun Sirih

Meskipun panu sudah hilang, tidak ada salahnya untuk berhati-hati agar panu tidak muncul kembali. Salah satunya adalah dengan selalu menjaga kebersihan tubuh. Obat panu tradisional di atas juga wajib anda coba, selain tidak menggunakan bahan berbau kimia juga aman untuk kulit.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …