Langsung ke konten utama

15 Penyebab dan Gejala Hifema Paling Sering Timbul

Penyebab dan Gejala Hifema - Hifema merupakan kondisi dimana terdapat darah di dalam bilik mata depan, yaitu daerah antara kornea dan iris, yang dapat terjadi akibat trauma tumpul yang merobek pembuluh darah iris atau badan siliar dan bercampur dengan humor aqueus (cairan mata) yang jernih.

Menurut studi yang dilakukan di Amerika Serikat, kejadian hifema diperkirakan sebanyak 12 kasus per 100.000 orang. Anak-anak dan remaja usia 10-20 tahun memiliki prosentase penderita terbanyak, yaitu sebesar 70%. Hifema lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita dengan perbandingan 3:1.

Hifema


Penyebab Hifema :


1. Peradangan


Pembahasan penyebab dan gejala hifema akan diawali dengan faktor penyebab hifema. Penyebab yang pertama adalah perdarahan pada bilik mata depan yang disebabkan pecahnya pembuluh darah iris dan badan silier akibat trauma pada segmen anterior bola mata.


2. Neoplasma


Penyebab hifema selanjutnya adalah neoplasma atau pendarahan spontan. Perdarahan spontan dapat terjadi pada mata dengan rubeosis iridis, tumor pada iris, retinoblastoma, dan kelainan darah.

3. Proses Perbaikan Mata


Perdarahan pascabedah juga menjadi penyebab terjadinya hifema. Biasanya terjadi pascabedah katarak. Kadang-kadang, pembuluh darah baru yang terbentuk pada kornea dan limbus pada luka bekas operasi bedah katarak dapat pecah sehingga timbul hifema.

4. Perdarahan Pascabedah Lanjutan


Perdarahan pada pascabedah lanjutan berasal dari neovaskularisasi karena proses penyembuhan setelah insisi pada korneasklera. Neovaskularisasi ini mudah rapuh karena trauma minor. Erosi kronis pada iris juga dapat menjadi penyebab hifema.

5. Kerusakan Sel Darah


Kerusakan sel darah yang terjadi adalah penyakit sel sabit. Penyakit sel sabit ditandai dengan sel darah merah yang bebentuk sabit, kaku, dan anemia hemolitik kronik. Sel yang berbentuk sabit ini akan merusak pembuluh darah terkecil dalam limpa, otak, ginjal, tulang, dan organ lainnya, termasuk mata. Sel sabit ini rapuh dan akan pecah pada saat melewati pembuluh darah.

6. Perdarahan Hebat karena Kelainan Pembuluh Darah


Kelainan ini dapat berupa juvenile xanthogranuloma, salah satu bentuk histiositosis. Sebab awalnya adalah trauma yang awalnya tidak menunjukkan gejala berupa titik-titik darah pada bilik mata depan.

7. Kesalahan Internal


Yang dimaksud dengan kesalahan internal adalah kesalahan yang dilakukan oleh si penderita berkenaan dengan penggunaan lensa kontak, masuknya benda asing karena memakai kosmetik, atau karena pemakaian obat tetes sembarangan.

Setelah mengetahui ketujuh penyebab hifema di atas, perlu juga diketahui gejala hifema. Bilik mata depan adalag media refraksi pada mata. Oleh karenanya, jika ada darah pada bilik mata depan, refraksi cahaya dari dunia luar akan terganggu dan secara langsung ketajaman penglihatan seseorang akan menurun.

Gejala Hifema :


  1. Pasien akan mengeluh nyeri pada mata disertai dengan epifora, yaitu pengaliran air mata yang berlebihan ke pipi, dan blefarospasme, yaitu kelopak mata berkedip tak terkendali).
  2. Penglihatan pasien penderita hifema menjadi kabur dan akan sangat menurun. Hal ini terjadi karena darah mengganggu media refraksi yang sangat berperan pada proses penglihatan.
  3. Terdapat penumpukan darah yang terlihat dengan mata telanjang bila jumlahnya cukup banyak. Bila pasien duduk, hifema akan terlihat terkumpul di bagian bawah bilik mata depan, dan hifema dapat memenuhi seluruh ruang bilik mata depan.
  4. Selain itu, dapat terjadi peningkatan tekanan intraocular, suatu kondisi yang harus diperhatikan guna menghindari glukoma. Glukoma terjadi karena darah dalam bilik mata depan menghambat aliran cairan bilik mata oleh karena unsur-unsur darah menutupi bilik mata depan dan trabekula, sehingga terjadi glukoma sekunder.
  5. Penurunan penglihatan secara tajam yang pada akhirnya mengakibatkan luksasi lensa (putusnya penggantung lensa yang menyebabkan lensa masuk ke dalam badan kaca), ablasio retina (kelainan retina dimana lapisan kerucut dan batang terpisah dari lapisan sel epitel pigmen), dan oedem macula (pembengkakan pada makula, daerah dekat pusat retina mata.
  6. Lebih jauh lagi, akibat darah yang lama berada di kamera anterior dapat menyebabkan pewarnaan darah pada dinding kornea (blood staining) dan kerusakan jaringan kornea.
  7. Kadang-kadang terlihat iridoplegia (kelumpuhan sphincter dari iris sehingga pupil menjadi lebar/midriasis) dan iridodialisis (iris terlepas dari pangkalnya sehingga bentuk pupil tidk bulat dan pada pangkal iris terdapat lubang).
  8. Terdapat pula tanda dan gejala yang relatif jarang: penglihatan ganda, edema palpebra midriasis (dilatasi atau pelebaran pupil berlebihan), anisokor pupil (perbedaan diameter pupil kanan dan kiri) serta sukar melihat jarak dekat.
Penyebab dan gejala hifema di atas perlu diketahui dan dipahami agar tidak sampai mengalami komplikasi. Komplikasi hifema yang paling sering terjadi adalah perdarahan sekunder, glukoma sekunder, dan hemosiderosis. Semoga pembaca semua terhindar dari penyakit ini.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …