Langsung ke konten utama

9 Bahaya Konsumsi Air Kelapa Berlebihan untuk Kesehatan Tubuh

Meminum air kelapa muda saat cuara terik pastilah sangat nikmat dan segar. Selain nikmat kandungan nutrisi dalam air kelapa juga dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Air kelapa dikenal mengandung tanin yang berfungsi sebagai zat anti racun. Selain itu air kelapa juga memiliki kadar kalori yang cukup, vitamin C, protein, lemak, kalsium, kalium, zat besi dan glukosa yang memberi rasa manis.

Tak mengherankan jika air kelapa dapat diolah dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Namun dibalik nutrisinya yang kaya dan manfaatnya yang banyak, terlalu banyak mengkonsumsi air kelapa juga dapat mengganggu kesehatan.

9 Bahaya Konsumsi Air Kelapa Berlebihan untuk Kesehatan Tubuh

Berikut 9 bahaya kelebihan air kelapa bagi kesehatan

1. Penyebabkan Diare


Air kelapa memang mampu memperlancar proses percernaan. Orang yang susah buang air besar biasanya disarankan untuk minum air kelapa. Kandungan seratnya yang cukup tinggi akan memperlancar pencernaan di perut. Akan tetapi jika jumlah yang diminum terlalu banyak maka justru dapat mengakibatkan ganguan pencernaan seperti diare. Oleh karena itu tidak disarankan minum air kelapa saat kondisi perut kosong.

2. Berbahaya Bagi Penderita Gangguan Ginjal


Kandungan nutrisi yang kaya pada air kelapa memang sangat berguna pada tubuh yang normal. Namun bagi para penderita gangguan ginjal, air kelapa malah dapat berbahaya jika dikonsumsi. Fungsi ginjal yang sudah menurun akan sulit menyerap dan menyaring zat-zat yang terkandung dalam air kelapa. Meski telah melaui proses sekresi darah akan tetap mengandung banyak kalium atau yang biasa disebut hiperkalemia. Jika terus dibiarkan maka jantung lah yang akan terkena dampak selanjudnya.

3. Menimbulkan Kejang Otot


Bahaya yang dapat ditimbulkan dari konsumsi air kelapa berlebih selanjudnya adalah kejang pada otot dan mudah lelah. Kandungan kalsium pada air kelapa disinyalir menjadi penyebabnya. Mineral yang bagus bagi tulang dan gigi ini jika terlalu banyak juga dapat berpengaruh terhadapa kontrasksi sistem otot-otot tubuh.  Otot serasa tertarik  dan kejang dalam waktu lama akan menimbulkan kelelahan.   

4. Meningkatkan Kadar Gula


Tanpa mencampurkan gula tambahan pun rasa air kelapa sudah terasa manis. Kadar glukosa dalam air kelapa memang cukup tinggi. Meski rasa manis ini berasal dari glukosa alami, namun konsumsi air kelapa berlebih juga mampu meningkatkan kadar gula dalam darah. Hal ini karena kemampuan menyerap glukosa oleh tubuh terbatas. Oleh karena itu kebiasaan yang satu ini tidak dianjurkan bagi para penderita diabetes.

5. Bukan Pengganti Cairan Tubuh yang Mutlak


Dehidrasi memang dapat dikurangi dengan meminum air kelapa. Elektrolit dan ion yang mirip cairan tubuh dalam air kelapa akan sangat mudah diserap oleh tubuh. Akan tetapi ini hanya bersifat sementara, tubuh tetap perlu asupan mineral dan gizi dari bahan makanan atau minuman lainnya. Dengan begitu, dehidrasi akan hilang sistem metabolisme pun kembali normal.

6. Tidak Membuat Tubuh Kebal Dari Penyakit


Tubuh membutuhkan sistem imum yang kuat untuk mencegah dan melawan berbagai penyakit. Sistem daya tahan tubuh yang komplek membutuhkan banyak nutrisi yang komples pula. Air kelapa memang kaya akan berbagai nutrisi, namun air kelapa saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan imunitas tubuh. Asupan makanan dan minuman lainnya tetap diperlukan.

7. Berbahaya Bagi Ibu Hamil


Perempuan dalan kondisi hamil membutuhkan banyak asupan nutrisi namun harus tetap selektif. Apalagi pada masa awal kehamilan yang sangat rentan terjadi gangguan pada janin. Asam lambung yang meningkat akibat konsumsi air kelapa tentu akan meningkatkan rasa mual pada awal kehamilan. Kondisi hormon tubuh yang tidak stabil saat hamil juga dapat di perparah dengan masuknya air kelapa.

8. Menurunkan Tekanan Darah Secara Gratis


Air kelapa adalah obat yang mujarap untuk penyakit hipertensi. Mengonsumsi air kelapa akan segera menurunkan tekanan darah pada tubuh. Sebaliknya bagi para penderita tekanan darah rendah atau hipotensi sebaiknya menghindari konsumsi air kelapa atau hipotensi Anda akan semakin parah. Bagi orang normal pun konsumsi air kelapa berlebih juga tidak dianjurkan.

9. Sering Buang Air Kecil


Dampak lain dari konsumsi air kelapa berlebih adalah timbulnya efek diuretik. Kondisi dimana tubuh akan memproduksi urine secara berlebih. Keadaan ini akan membuat Anda akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil. Intesitas yang terlalu sering tentu akan mengganggu dan bahkan manyebahkan dehidrasi.

Baca Juga: 6 Bahaya Air Alkali untuk Tubuh dan Kesehatan yang Wajib Diketahui

Meski air kelapa memiliki sejuta manfaat namun dalam mengkonsumsinya tetap harus bijak dan memperhatikan kondisi tubuh. Agar lebih banyak dampak positif yang diperoleh dari pada dampak negatif. Baiknya Anda mengonsumsi air kelapa dengan cukup sehingga Anda bisa mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan tubuh yang menyerang.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …