Langsung ke konten utama

9 Efek Samping Sarapan dengan Nasi untuk Kesehatan Tubuh

Sarapan pagi adalah aktivitas wajib yang harus dipenuhi untuk mendukung aktivitas ataupun pekerjaan. Sarapan ini memiliki tujuan untuk menjaga stabilitas tubuh di pagi gari serta modal metabolisme dalam tubuh. Sarapan ini juga penting untuk kesehatan karena tubuh yang sehat harus disuplai dengan makanan optimal dan pola makan teratur.

Namun, Kebiasaan sarapan pagi bagi masyarakat indonesia sendiri selalu di isi dengan menu makanan berat. Sejatinya baik hal tersebut dilakukan, tetapi bagaimana jika sarapan pagi dengan mengkonsumi banyak karbohodrat dari nasi? Adakah efeknya?

9 Efek Samping Sarapan dengan Nasi untuk Kesehatan Tubuh

Mari kita simak pemaparan berikut terkait bahaya sarapan pagi dengan komposisi nasi berlebih :

1. Meningkatkan berat badan


Kekhawatiran terhadap kenaikan berat badan baik laki laki atau perempuan harus diwaspadai dari menu sarapan Anda. menu sarapan yang baik sejatinya diisi dengan kandungan karbohidrat yang ringan dan diimbangi asupan gizi pendukung seperti protein dan vitamin. Apabila Anda mengkonsumsi nasi yang berlebihan pada menu sarapan pagi Anda, maka resiko kenaikan berat badan akan membebani pikiran Anda. Lebih baik ganti penggunaan nasi putih dengan nasi merah walapaun rasanya tidak begitu sedap.

2. Terjadi Gangguan Pencernaan


Kondisi tubuh dipagi hari sejatinya belum siap menerima asupan makanan berlebih. Metabolisme dan sistem pencernaan yang baru istirahat dari malam Anda, harus di jaga dan dipahami. Kadar glukosa tinggi pada nasi putih dapat menyebabkan Anda mengalami gangguan pencernaan. Biasanya gejala ini terjadi rasa sembelit dan perut terasa penuh. Sehingga Anda menjadi malas gerak (mager).

3. Kekurangan Nutrisi


Beberapa paket sarapan nasi yang biasanya ditemukan dan dikonsumsi oleh khalayak cenderung berisi makanan dengan konsentrasi nasi berlebih. Seperti menu sarapan nasi kuning, nasi uduk atau nasi goreng sering menjadi Andalan keluarga sebagai menu sarapan pagi. Padahal, konsentrasi tubuh perlu dijaga dan dipenuhi nutrisi yang seimbang. Lebih baik mengkonsumsi sedikit nasi yang diberikan lauk semacam sayur hijau. Akan lebih baik lagi jika keseimbangannya selalu mengkonsumsi buah buahan dan susu.

4. Mengantuk


Efek ini sangat mengganggu dan sering terjadi akibat terlalu kenyang dalam mengisi perut Anda diwaktu pagi hari dengan nasi. Bagi beberapa orang memang akan bermanfaat khususnya bagi pekerja keras atau kuli bangunan karena mereka memiliki bidang pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga.

Tetapi, apabila Anda bekerja di kantoran, atau sekolah kondisi ini akan menggangu aktivitas Anda. Rasa mengantuk yang parah menyebabkan Anda merasa malas melakukan hal apapun dan ini berbahaya bagi keberlangsungan kinerja dan performa Anda.

5. Mudah Lapar


Jaminan mengkonsumsi nasi secara berlebih disetiap menu sarapan tidak dapat dijadikan sebagai patokan menjaga tubuh Anda merasa kenyang. Justru sebaliknya, jumlah porsi makanan berupa menu nasi seperti nasi goreng, nasi uduk, nasi liwet atau nasi kuning yang Anda konsumsi setiap pagi dapat menyebabkan Anda cepat lapar. Hal ini disebabkan oleh kadar glikemik tinggi pada nasi putih. glikemik sendiri memiliki konestrasi gula tinggi yang memicu gula darah dalam tubuh Anda cepat naik. Sehingga tubuh akan cepat merasa lapar sebelum waktunya.

6. Peningatan Gula darah


Perhatian khusus bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit hipertensi dan gula darah harus mengurangi konsumsi nasi. Kandungan glukosa pada nasi putih yang tinggi dapat menyebabkan penyakit Anda cepat kambuh.

Sebaiknya konsentrasi sarapan pagi dengan nasi diganti menggunakan ubi atau oat meal yang kadar gulanya cenderung lebih rendah. Jika rasa lapar Anda sudah tidak tertahankan, maka konsumsilah nasi diwaktu siang hari. Karena performa terbaik pencernaan ada diwaktu jam makan siang.

7. Konsentrasi menurun


Penyebab dari turunya konsentrasi ini adalah kelanjutan dari efek cepat mengantuk. Kestabilan tubuh akibat terlalu banyak konsumsi nasi menjadikan aliran darah menuju otak mengalami penurunan. Sehingga asupan aliran informasi dan kekuatan daya otak kurang cepat untuk dicerna.

8. Sembelit pada perut


Konsumsi nasi ketika sarapan justru akan membuat Anda merasakan sembelit pada perut. Aktivitas Anda di pagi hari akan menjadi tidak lancar karena rasa mulas yang dirasakan. Hal ini disebabkan perut Anda perlu bekerja lebih keras untuk mengolah nasi yang tidak mudah.

9. Kurangnya rasa semangat



Rasa lemas yang Anda rasakan setelah konsumsi nasi juga bisa membuat tubuh Anda merasa kurang semangat dan bahkan kurang bertenaga. Kegiatan Anda di pagi hari akan tertunda dan tubuh Anda pun akan menjadi lesu.

Baca Juga: 14 Makanan Alami Penguat Kekebalan Tubuh yang Ampuh

Permasalahan diatas merupakan indikasi awal bahwa kebutuhan sarapan memang harus dipenuhi dengan baik. Keseimbangan nutrisi dalam makanan akan lebih menjaga aktivitas Anda di pagi hari setiap hari dan juga membuat tubuh Anda lebih sehat.