Langsung ke konten utama

10 Bahaya Senyawa Fenilalanin untuk Kesehatan Tubuh

Adanya bahaya senyawa fenilalanin tergantung dari kondisi tubuh seseorang. Jika orang tersebut mengidap penyakit fenilketonuria, maka efek senyawa fenilalanin bisa berdampak cukup parah. Penyakit fenilketonuria merupakan penyakit langka yang didasari oleh faktor genetis atau keturunan, jadi tidak semua orang mengidap penyakit ini.

Zat fenilalanin sendiri merupakan sebuah zat yang terdapat dalam makanan. Anda memang memerlukan fenilalanin untuk kesehatan tubuh, namun bukan berarti dalam kadar atau jumlah yang terlalu banyak. Kandungan fenilalanin yang menumpuk di dalam tubuh justru akan berbalik memberikan banyak kerugian untuk kesehatan.

10 Bahaya Senyawa Fenilalanin untuk Kesehatan Tubuh

Berikut ini kami sajikan beberapa bahaya senyawa fenilalanin yang perlu Anda ketahui

1. Sakit kepala


Efek pertama yang bisa Anda rasakan ketika mengalami penyakit fenilketonuria yaitu sakit kepala yang muncul terus menerus. Sakit kepala ini biasanya menyerang bagian syaraf di kepala yang akan memberikan rasa sakit yang tidak tertahankan.

2. Mudah lupa


Penyakit fenilketonuria akibat senyawa fenilalanin juga dapat membuat Anda mudah lupa atau mengalami kepikunan. Daya ingat Anda akan menurun dan konsentrasi Anda juga tidak akan sekuat dulu ketika tubuh Anda lebih sehat.

3. Mood mudah berubah


Perubahan mood yang signifikan juga merupakan bahaya senyawa fenilalanin pada tubuh. Terlalu sering berubahnya mood Anda akan mempengaruhi kesehatan psikis Anda. Anda bisa saja mengalami depresi dan stress yang berkepanjangan.

4. Keterbelakangan mental pada bayi


Bayi yang ada di dalam kandungan juga berpotensi mengidap keterbelakangan mental ketika lahir. Hal ini diakibatkan oleh penyakit fenilketonuria yang kemungkinan besar menyerang sang ibu karena konsumsi zat fenilalanin.

5. Penyakit jantung pada bayi


Bayi yang menerima zat fenilalanin terlalu banyak juga berpotensi besar mengidap penyakit jantung ketika lahir. Jantung si bayi cenderung lemah dan detaknya tidak normal. Bayi pun tidak bisa hidup dengan baik maupun mudah karena akan mengalami banyak penyakit yang berkaitan dengan jantung.

6. Kejang disertai mual dan muntah


Bahaya senyawa fenilalanin sering diawali dengan gejala kejang yang disertai dengan rasa mual dan ingin muntah terus menerus. Efek ini biasanya bermula dari pencernaan yang tidak mau menerima lebih banyak fenilalanin yang masuk ke dalam tubuh.

7. Ruam pada kulit


Kulit Anda juga dapat mengalami banyak ruam ketika mengidap penyakit fenilketonuria. Selain itu, kulit Anda juga akan cepat berwarna merah serta terasa panas dan lebih sensitive terhadap banyak benda yang menyentuh permukaan kulit.

8. Urin berbau


Bahaya fenilalanin bisa dilihat dari bau urin yang keluar dari tubuh Anda. Bau urin yang tidak seperti biasanya bisa jadi merupakan gejala tubuh yang diserang penyakit fenilketonuria. Jika hal ini terjadi, Anda sebaiknya seger memeriksakan diri ke dokter.

9. Warna rambut anak berwarna terang


Kelainan warna rambut anak Anda juga bisa menjadi pertanda bahwa tubuhnya mengidap penyakit fenilketonuria. Kemungkinan besar karena ibu si anak mengonsumsi fenilalanin terlalu banyak ketika mengandung anaknya tersebut.

10. Hiperaktif dan agresif


Penyakit fenilketonuria juga akan membuat penderita menjadi lebih agresif dan hiperaktif. Gejala ini sendiri bukanlah suatu gejala yang baik jika berlangsung terus menerus. Agresif dapat membuat mood Anda menjadi tidak normal dan psikis Anda juga terganggu.

Baca Juga: 25 Bahaya Keracunan Timbal untuk Kesehatan Tubuh

Cara yang paling mudah untuk mencegah bahaya senyawa fenilalanin yaitu dengan rajin memeriksakan diri ke dokter. Bagi Anda seorang ibu hamil yang tengah mengandung juga diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan kandungan terkait kesehatan janin. Sejatinya memang hal yang berlebihan maupun kurang akan berdampak buruh bagi tubuh.