Langsung ke konten utama

11 Bahaya Jangka Panjang Aspirin untuk Kesehatan Tubuh

Obat Aspirin akrab dikalangan masyarakat, sehingga obat ini banyak digunakan. Tetapi banyak dari kalangan masyarakat belum tentu tahu menganai bahaya samping dari obat ini. Perlunya kesadaran terhadap obat obatan ini sangat dibutuhkan demi menjaga kesehatan tubuh yang berkelanjutan.

Aspirin ini sering dikenal sebagai asam asetilsalsilat. Obat ini termasuk jenis obat analgesik yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit. Manfaat lain dari obat ini juga mampu mengurangi demam, sakit perut, mencegah penggumpalan darah sampai pada penggunaan dengan dosis rendah untuk penyakit jantung dan stroke.

11 Bahaya Jangka Panjang Aspirin untuk Kesehatan Tubuh

Berbagai manfaat oat aspirin inilah yang menjadikannya sebagai obat yang populer di kalangan masyarakat. Lantas bagaimana bahaya sampingnya ? berikut sedikit pemaparannya mengenai bahaya jangka panjang tekait obat aspirin :

1. Berbahaya bagi Janin


Aspirin sangat berbahaya bagi janin bagi ibu yang mengandung. Janin yang belum lahir dapat terkena permasalahan jantung, mampu mengurangi berat badan janin, dan bahaya serius lainya. Sehingga bagi ibu hamil dan menyusui perlu konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis sebelum menggunakannya. Bagi ibu yang menyusui, Aspirin dapat masuk dalam ASI dan dapat membahayakan bagi anak yang disusuinya.

2. Gangguan Pada Hati


Penggunaan Aspirin dengan dosis yang tinggi dan jangka pemaikan lama dapat membahayakan kesehatan hati Anda. Hati sebagai organ dalam manusia yang berfungsi sebagai penyaring racun akan terganggu. Disfungsi hati akibat penggunaan aspirin yang berlebih dan dosis yang tidak sesuai dengan anjuran bisa saja terjadi. Berhati hati dalam menggunakan Obat obatan kimia perlu diperhatikan

3. Gagal Ginjal


Sifat dari aspirin yang memiliki fungsi untuk mengurangi rasa sakit dapat menyebabkan penyakit serius pada ginjal, salah satunya nefropati analgesik. Penyakit tersebut merupakan gejala cidera pada ginjal akibat penggunaan obat bertipe analgesik.

Aspirin merupakan obat kima yang termasuk dalam obat analgesik. Padahal penyakit pada ginjal tanpa adanya gejala berarti, sehingga pada akhirnya seseorang akan menderita gagal ginjal apabila terlalu lama mengkonsumsi aspirin tanpa dosis yang tepat.

4. Stroke


Penyakit stroke dapat ditanggulangi dengan obat aspirin ini. sifat obat yang mampu mengencerkan darah dalam tubuh merupakan alasan tepat penggunaan obat aspirin bagi penderita stroke. Bahaya buruk dari obat aspirin ini akibat perdarahan pada otak yang diderita oleh seseorang yang mengalami stroke sehingga mampu memperburuk keadaan. Terlebih lagi mampu merusak Otak penderita.

5. Penyakit Jantung


Sama halnya dengan penderita stroke, Orang dengan penyakit jantung juga perlu mewaspadai obat aspirin ini. Penggunaannya sebgai obat pengencer darah juga memiliki bahaya pengendapan pada darah. Konsisi ini akan memperburuk keadaa bagi penderita jantung. Perhatikan dosis yang boleh digunakan sesuai dokter Anda.

6. Asma


Orang yang menderita asma harus menghindari obat ini. Penyakit asma tidak cocok menggunakan aspirin karena dapat memicu serangan asma. Walapaun boleh digunakan sebagai alternatif obat, perlunya pengawasan yang lebih ketat dan sesuai anjuran dokter.

7. Penyakit sindrom


Penyakit ini dapat menjangkit siapa saja. tetapi bisa lebih mudah menyerang anak dan remaja. Sindrom akibat kelebihan aspirin dapat dikenal sebagai penyakit sindrom reye. Kerusakan organ vital terutama hai dan otak adalah sumber penyakitnya.

Sehingga dapat mengakibatkan kematian. Penggunaan pada anak dan remaja perlu diperhatikan terkait obat aspirin ini. Apabila terjadi perubahan perilaku setelah menggunakan obat aspirin yang ditAndai dengan mual dan muntah, maka berhentilah. Kemungkinan besar gejala tersebut merupakan gejala awal dari sindrome reye.

8. Perubahan Tekanan Darah (Darah Tinggi)


Bagi Anda yang menderita penyakit darah tinggi sebaiknya tidak mengonsumsi aspirin dalam waktu yang lama. Obat ini mengandung senyawa kimi yang dapat membuat tekanan darah Anda menjadi tidak normal sehingga dapat menimbulkan tekanan darah yang cenderung lebih tinggi.

9. Pendarahan serius bagi orang yang sedang operasi


Seseorang yang sedang akan menjalani operasi memang harus menjalani kewajiban tertentu, salah satunya yaitu berpuasa atau tidak mengonsumsi obat sepert aspirin. Obat ini justru dapat membuat pendarahan ketika operasi menjadi lebih parah.

10. Reaksi alergi pada tubuh


Terlalu banyak konsumsi obat seperti aspirin juga akan membuat tubuh Anda bereaksi, biasanya memicu gejala alergi pada tubuh. Saat gejala atau hal yang tidak biasa muncul di tubuh, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi obat ini lagi.

11. Mulas sampai pada iritasi perut


Obat jenis aspirin juga dapat membuat perut Anda sakit, terasa mulas, bahkan muntah serta terjadi iritasi pada perut. Hentikan konsumsi obat ini segera dan mulailah mengatur pola makan yang baik agar perut Anda normal kembali.

Baca Juga: 11 Obat Penyakit Beri-Beri yang Aman untuk Dikonsumsi Tubuh

Manfaat dari aspirin yang banyak memang sangat berguna untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita. Bahaya menghilang rasa sakit dan kram sangat diperlukan apabila kita mengalami sakit. Namun, perlunya dosis yang tepat serta anjuran dari tenaga medis yang berpengalaman untuk obat ini sangat dibutuhkan sebagai pencegahan terhadap penyakit yang lebih serius.