Langsung ke konten utama

7 Akibat Tidak Rutin Konsumsi Sayur untuk Kesehatan Tubuh

Sayuran bagi kesehatan sangat penting untuk dipenuhi.  Kebutuhan mineral dan vitamin didalam sayuran  mampu memberikan nutrisi bagi kebutuhan tubuh agar tetap sehat. Seringkali berbagai olahan sayur di variasi untuk meningkatkan selera makan dan menambah porsi sayuran untuk di konsumsi.

Tetapi, Kesadaran akan kebutuhan sayur masih saja dikesampingkan. Sehingga nutrisi serat tubuh dalam sayur berkurang. Bahkan, ada orang yang tidak suka mengkonsumsi sayuran. Lantas bagaimana dampaknya bagi kesehatan akibat kekurangan konsumsi sayuran.

7 Akibat Tidak Rutin Konsumsi Sayur untuk Kesehatan Tubuh

Berikut beberpa gejala dan penyakit yang bisa ditimbulkan :

1. Badan Mudah Lelah


kekurangan nutrisi tubuh karena asupan mineral yang berkurang menyebabkan kondisi kestabilan tubuh tidak terjaga. Badan akan terasa pegal dan tidak enak. Hal ini merupakan gejala awal dari kekurangan saupan mineral dari konsumsi sayur dan buah buahan. Jika demikian sudah terjadi, maka segera Anda menambah porsi olahan sayuran agar Anda kembali bugar untuk beraktivitas.

2. Kolesterol


Kekurangan sayuran dapat menyebabkan kondisi tingginya tingkat kolesterol. Penyebabnya adalah tubuh tidak bisa melakukan metabolisme kandungan lemak jenuh dalam makanan yang dikonsumsi selain sayuran. Kelebihan daging, nasi atau olahan dengan tekstur manis mampu memicu tingginya kolestrol.  Tambah lagi konsumsi aneka gorengan. Jika Kolesterol sudah naik maka Anda akan beresiko terkena penyakit yang cukup serius. Biasanya riskan bagi orang tua yang sudah memiliki usia lanjut.

3. Penyakit Jantung


Akibat permasalahan tingginya kolesterol yang dipicu kurang nya konsumsi sayuran, maka jantung Anda akan bermasalah. Pemicu selain kurang nya konsumsi sayuran adalah pola hidup yang cenderung merusak kesehatan. Seperti meminum minuman beralkohol, merokok bahkan pola tidur yang tidak tepat.

4. Diabetes


Kandungan gula tinggi pada makanan dan rendahnya serat dapat memicu diabetes. Padahal makanan atau jajanan yang lebih digemari mengandung  banyak kedua bahan tersebut. Ditambah lagi bahwa seseorang yang memiliki kecenderungan tidak suka memakan sayuran. Lebih baik mengurangi konsumsi aneka jajanan tidak sehat dengan kadar oksidan tinggi agar Anda terhindar dari penyakit ini.

Perlu di ketahui bahwa, resiko diabetes saat ini tidak hanya menyerang pada usia lanjut saja. Melainkan anak muda bahkan anak anak sudah beresiko terkena penyakit ini. Apalagi anak anak Anda yang masih muda merupakan generasi bangsa dalam menggapai cita citanya. Sangat disaran kan untuk memberikan olahan masakan khususnya sayuran agar anak anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

5. Resiko Kanker


Kurangnya bahan makanan yang nengandung anti oksidan tinggi dapat memicu kanker. apalagi pada kasus seseorang yang tidak gemar mengkonsumsi sayuran. Resiko terkena penyakit ini jauh lebih tinggi. Kanker yang dapat terpicu dari kekurangan sayuran pada usus atau anus.

Kekurangan serat yang banyak akibat tidak mengkonsumsi sayuran atau porsinya sangat sedikit merupakan penyebab utama. Tidak hanya sebatas itu, mengkonsumsi sayuran ternyata mampu mencegah resiko terkena kanker karena antioksidan pada sayuran dapat menangkal penyakit ini.

6. Wasir


Penyakit ini termasuk resiko jangka pendek yang dapat Anda rasakan akibat kekurangan konsumsi sayuran. Penyebabnya adalah tekstur fases yang keras dan tidak bisa keluar pada lubang anus secara mulus. Sehingga akan terjadi pembengkakan pada vena akibat tekanan yang besar dari proses pembuangan.

Wasir ini juga dapat menjadi sangat parah apabila anus Anda mulai berdarah. Anda akan merasa tidak nyaman untuk duduk dengan waktu yang lama dan area pantan Anda akan terasa panas.

7. Sembelit


Masalah pencernaan ini juga dikatakan sebagai gejala awal kekurangan asupan sayuran. Sembelit ini juga akibat dari tekstur fases yang padat dan keras. Kekurangan serat adalah penyebab utama permasalahan ini. selain sembelit, pencernaan Anda juga akan terganggu.

Anda akan lebih cepat merasa kenyang dan lapar sehingga mengganggu pola makan Anda. Bisa juga dalam berbagai kasus Anda akan mengalami gangguan pencernaan seperti mual, perih pada area perut dan diare.

Baca Juga: 17 Obat Alami Pilek dan Batuk untuk Dewasa serta Anak-Anak

Sejatinya permasalahan diatas akan hilang dengan sendirinya ketika Anda memenuhi asupan nutirisi tubuh dari pola makan sehat dengan makanan yang sehat pula. Konsumsi sayuran dan buah buahan secara teratur dan rutin adalah cara yang paling tepat.