Langsung ke konten utama

8 Gejala Keracunan Pestisida yang Perlu Diketahui

Kebutuhan bahan makanan dari sumber pertanian saat ini perlu diperhatikan lebih mendalam lagi bagi pemerintah. Apalagi nasib petani yang semakin terpuruk membuat generasi muda enggan bertani. Terlebih lagi varian zat yang membantu petani baik dalam menyuburkan tanah atau pembasmi hama semua nya menggunakan zat kimia dengan senyawa aktif. Salah satunya adalah pembasmi hama yang sering dikenal sebagai pestisida.

Pestisida sebagai obat yang sering digunakan untuk mengurangi resiko gangguan hama ini bermacam macam. Baik keguanaanya sebagai pembasmi variasi hama dan variasi tanaman. Misalnya saja tanaman cabai, bisa digunakan pestisida berupa Bulldog sebagai penghilang hama ulat, dan tidak bisa di aplikasikan ditanaman lain seperti jagung atau kacang tanah.

8 Gejala Keracunan Pestisida yang Perlu Diketahui

Mewaspadai gangguan pestisida dari zat senyawa aktif ini perlu diketahui lebih lanjut untuk menghindarkan diri dari bahay penyakit. Apalagi bagi petani yang kontak langsung dengan obat kimia ini. Berikut pemaparanya :

1.  Efek Senyawa Orghanochlorine


Gejala ini termasuk pada gejala ringan tetapi sulit untuk dibedakan antara penyakit atau efek keracunan. Pada fase ini bahkan tidak muncul gejala berarti yang langsung dirasakan. Pemaikan pestisida oleh pengguna baik itu petani atau siapa saja dapat merasakan gangguan keracunan ini setelah beberapa saat.

Biasanya terjadi efek sakit kepala, mual, pusing dan merasa lemah pada seluruh tubuh. Jika berkepanjangan, maka akan mengakibatkan konvulsi bagi penderita seingga muncul bintik bintik gatal pada kulit dan perasaan yang aneh.

2. Keracunan senyawa Carbamat


Tingkat selanjutnya dari keracunan pestisida adalah senyawa ini. TAnda tAnda gejalanya hampir sama pada gejala organochlorine tetapi bisa langsung dirasakan. Keracunan pada tingkat ini dapat diantisipasi dengan sedikit menghirup udara dan segera konsumsi susu atau air kelapa jika tak tertahankan. Bila Anda sebagai petani, hindari pemakaian tanki penyemprot tanpa alat pengamanan yang lengkap.

Penggunaan masker mulut dan hidung serta kaus tangan diperlukan untuk keamanan diri tan terhindar dari permasalahan keracunan ini. Bagi Anda yang menggunakan senyawa kimia sebagai pengusir serangga juga harus berhati hati. Kandungan karbamat yang mampu masuk kedalam jaringan tubuh bisa mengakibatkan ketidak sadaran diri. Apalagi terjangkit pada anak anak.

3. Keracunan senyawa nitropenthol


Keracunan ini bersifat langsung dan terjadi pada area kulit yang terkena senyawa kimia ini. Penggunaan pestisida baik sebagai pengusir serangga atau hama pada tamanan atau sebagai pengusir serangga dalam rumah dapat mengakibatkan gejala gejala keracunan nitripenthol. Gejala yang terjadi pada tingkat keracunan pestisida ini bisa dirasakan dengan kulit yang kemerah merahan, nyeri bahkan kulit terasa terbakar.

4. Efek Senyawa Pentachlorophenthol


Gejala keracunan ini merupakan gejala yang cukup serius. Permulaannya merupakan dampak dari senyawa nitropenthol yang berakibat padan detak jantung yang semakin kuat, pernafasan sesak, demam, muka tampak keabu abuan sampai pada pingsan. Kelebihan senyawa ini dalam tubuh mampu menghilangkan nyawa seseorang. Segera tangani sebelum 48 jam agar penderita segera sehat kembali.

5. Gangguan Kesadaran 


Efek pestisida ini akibat keracunan dari senyawa fumingan dan solvet. Apabila Anda terlalu banyak terekspose atau berkontak langsung dengan kedua senyawa ini dalam pestisida Anda akan mengalami gejala seperti orang mabuk. Tanda-tanda umumnya yang sering terjadi adalah hilangnya koordinasi, tidak fokus bila diajak berbicara atau sedang berbicara serta timbulnya rasa kantuk yang tidak tertahankan. Keracunan akibat dari efek fumingan dan solvet pada pestisida dapat merusak tubuh secara permanen. Jadi jangan sekali kali Anda mendekat atau menghirup pestisida ini.

6. Gangguan pernafasan dan Pencernaan


Penderita yang mengalami keracunan pestisida ini akibat dari penggunaan insektisida. Gejala yang dapat timbul adalah :

7. Penderita akan mengalami sesak nafas sampai asma




Pestisida juga akan membuat Anda mengalami gangguan pernapasan. Gejalanya dimulai dari sesak nafas yang membuat Anda tidak bisa bernafas dengan baik. Efek jangka panjangnya yaitu Anda bisa terserang penyakit asma.

8. Gangguan pada perut yang nyeri, mual sampai pada muntah



Tidak hanya sistem pernapasan saja. Pencernaan Anda juga akan mengalami gangguan kesehatab seperti perut yang terasa nyeri serta mual. Gejala ini pun berlanjut sampai muntah yang merupakan gejala keracunan dari senyawa kimia di dalam tubuh.

Baca Juga: 7 Fungsi Pil PCC untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Berhati hati dalam pemakaian pestisida sebagai obat dari berbagai ancaman serangga dan penggunanya perlu diperhatikan. Bagi petani, gunakan sesuai aturan yang tertera pada kemasan dan pakailah masker pelingung diri Anda, Sedangkan bagi konsumen pestisida untuk rumahan tetap hindarkan dari jangkauan anak anak.