Langsung ke konten utama

6 Efek Buruk Ambroxol untuk Kesehatan Tubuh

Sehat adalah dambaan bagi setiap manusia. Dalam keadaan sehat tentu aktivitas dalam bekerja, berkreasi atapun sekedar berkumpul dengan keluarga akan terasa nyaman dan berkualitas. Terlebih lagi kondisi tersebut mampu mendorong kita dalam meningkatkan kualitas diri demi mencapai target yang diinginkan. Namun, bagaiamana jika kita merasa sakit? pasti ini akan mengganggu segala aktivitas tersebut, apalagi batuk yang tidak sembuh sembuh.

Penyakit batuk yang sering dialami ada 2 tipe yaitu batuk kering dan batuk berdahak. penyakit batuk kering sangat menyiksa diri karena kondisi tenggorokan yang kering dan terasa gatal seta diikuti oleh mata memerah atau iritasi. Sedangkan, Batuk berdahak adalah kondisi dimana batuk terasa basah karena adanya dahak atau sputum yang timbul dari paru paru seperti bronkitis, pneumonia, asma atau beberapa penyakit langka sampai pada kanker paru-paru.

Kondisi demikian bila tidak ditanggulangi tentu berujung pada penyakit yang berbahaya dan sangat mengganggu aktivitas. Biasanya, Obat yang mampu menaggulangi penyakit batuk tersebut adalah obat generik bernama ambroxol. Bahkan, tenaga ahli medis yang menangani permasalahan batuk sering menggunakan obat ini. Alasanya ambroxol memiliki mekanisme kerja memecah serat mukopolisakarida pada dahak. Selain itu, obat ini mampu meningkatkan produksi surfaktan ( zat yang mempromosikan mekanisme clearance) yang berguna untuk membersihkan kuman atau patogen lainya.

Kegunaan ambroxol memang sangat ampuh untuk mengurangi bahkan menyembuhkan penyakit batuk yang di alami.  Namun, setiap obat tentu memiliki efek samping yang perlu diperhatikan demi kesehatan tubuh yang berkelanjutan. Adapun efek buruk Ambroxol yang perlu diketahui demi menjaga kesehatan tubuh dari obat obat kima tersebut.

Efek Buruk Ambroxol untuk Kesehatan Tubuh

1. Alergi


Alergi  merupakan efek buruk yang tergolong ringan. Hal ini disebabkan jarangnya penderita penyakit batuk berdahak yang mengkonsumsi ambroxol terkena alergi. Meskipun demikian, perlu diwaspadai bagi orang orang yang tidak tahan dengan kandungan ambroxol. Apabila terjadi demikian, maka segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis ahli lainya.

2. Efek pada ibu hamil


Bagi Ibu hamil perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi ambroxol. khususnya dalam usia kehamilan trisemester. Apabila dalam kondisi hamil muda, seorang calon ibu mengalami penyakit batuk sangat disarankan untuk menghindari obat ini. memang sedikit sekali temuan penderita penyakit batuk yang dialami oleh ibu hamil muda mengalami gangguan dalam mengkonsumsi obat ini. Namun, alangkah baiknya demi menjaga janin hindari mengkonsumsi obat obatan kimia termasuk ambroxol. Lebih baik, menanggulanginya dengan mengkonsumsi madu.

3. Bahaya bagi ibu menyusui


Selanjutnya bagi ibu yang sedang menyusui relatif aman untuk mengkonsumsi ambroxol. Namun, hal ini jangan dijadikan sebagai alasan untuk mengkonsumsi ambroxol secara asal asalan. Ibu yang sedang menyusui tentu memerlukan asupan gizi dari makanan yang seimbang untuk kualitas ASI. Apabila mengalami batuk dan harus mengkonsumsi Ambroxol perlu di perhatikan dosis yang digunakan. Karena, Ambroxol dan antibiotik dapat meningkatkan konsentrasi pada bronkus dan mengurangi kualitas ASI yang dibutuhkan oleh bayi selama masa menyusui.

4. Ulu hati terasa nyeri


Ambroxol juga memiliki efek nyeri pada ulu hati. Terlebih lagi pada penderita magh akut atau asam lambung. Dosis yang diperlukan tubuh perlu diperhatikan dan sampaikan kepada dokter atau tenaga medis lain saat diperiksa. Ini penting demi terhindarnya dari penyakit lain yang berbahaya untuk kesehatan tubuh.

5. Tidak cocok untuk anak anak


Bagi anak anak perlu diperhatikan mengenai efek samping dari obat ini. Ambroxol hanya diperbolehkan bagi anak anak yang berusia diatas lima tahun. Dosis yang diperbolehkan dalam sehari hanya 3 sendok makan sirup. Apabila dosis yang digunakan berlebih, tentu akan berakibat fatal bagi kesehatan dan dapat merusak organ pencernaan anak.

6. Gangguan metabolisme tubuh


Terjadinya reaksi ringan yang dialami tubuh. Reaksi yang dialami bisa langsung atau memiliki rentan waktu tertentu tergantung kekuatan metabolisme tubuh penderita yang mengkonsumsi ambroxol. Efek atau reaksi yang menggangu tubuh bersifa gastro-intestinal. Akibat dari reaksi tersebut akan menimbulkan :

• Nyeri pada sekitaran ulu hati dan lambung

• Mual yang dapat diikuti oleh muntah

• Gejala dyspepsia. Gejala ini menyerang pada saluran cerna bagian atas dan usus halus. Akibatnya perut merasa nyeri, kembung dan bersendawa, sensasi penuh pada perut dan cepat merasa kenyang.

Baca Juga: 20 Bahaya Konsumsi Ekstasi untuk Kesehatan Tubuh

Efek buruk ambroxol tersebut dapat dikurangi dengan memperhatikan dosis yang diperbolehkan oleh dokter atau tenaga medis lainya. Karena segala macam obat perlu resep yang tepat agar penderita penyakit khususnya batuk dapat segera disembuhkan untuk menuju sehat yang didambakan. Sehat untuk beraktivitas, sehat untuk berkarya dan sehat demi keluarga tercinta.