Langsung ke konten utama

7 Bahaya Obat Pencahar untuk Kesehatan Tubuh

Anda mungkin termasuk ke dalam salah satu orang yang tidak mengetahui bahaya obat pencahar untuk tubuh jika terlalu lama dikonsumsi. Obat pencahar merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengatasi kesulitan buang air besar. Penyakit ini biasanya timbul karena pencernaan yang tidak lancar atau kesalahan dalam mengonsumsi jenis makanan. Pola makan yang tidak teratur juga turut serta dalam menghambat kinerja sistem pencernaan.

Obat pencahar sendiri sudah banyak beredar dengan bebas di apotik dan warung. Kandungan dan nama produk obatnya pun bermacam-macam. Jenis obat yang satu ini memanglah bukan obat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda jika tidak dikonsumsi terlalu banyak. Namun jika terlalu sering mengonsumsi obat ini tanpa adanya resep dokter, maka tubuh Anda akan mengalami gangguan kesehatan.

7 Bahaya Obat Pencahar untuk Kesehatan Tubuh

Faktor lainnya dari adanya bahaya obat pencahar yaitu kandungan senyawa di dalam obat ini. Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi terlalu banyak obat. Apalagi jika obat pencahar yang Anda konsumsi merupakan jenis obat yang termasuk ilegal tanpa adanya no BPOM. Untuk mencegah bahaya pencahar, berikut ini beberapa bahaya obat pencahar untuk tubuh yang perlu Anda ketahui:

1. Gangguan pencernaan


Bahaya obat pencahar yang pertama yaitu dapat membuat pencernaan Anda justru terserang penyakit pencernaan. Jika pencernaan Anda menolah kandungan obat pencahar, gejalanya bisa ditandai dengan sakit perut atau bahkan rasa mulas yang berlebihan.

Kesehatan pencernaan yang terganggu perlu Anda waspadai karena penyerapan nutrisi makanan dapat terganggu. Maka hindarilah mengonsumsi obat pencahar jika keluhan buang air besar Anda masih bisa diatasi dengan cara yang lebih alami.

2. Menaikkan kadar gula dalam darah


Obat pencahar juga berbahaya bagi penderita diabetes karena dapat memicu kenaikan tekanan dalam darah. Dalam beberapa kasus, penderita diabetes justru akan semakin parah penyakitnya karena kandungan obat pencahar yang masuk ke dalam darah. Hal ini membuat tekanan darah pun naik dengan cepat.

3. Iritasi pada usus


Obat pencahar yang dikonsumsi dan ternyata tidak cocok untuk pencernaan akan mempengaruhi kesehatan usus. Tubuh Anda akan diserang penyakit pada bagian usus, seperti iritasi maupun radang. Segera hentikan penggunaan obat ini jika gejala tersebut terjadi.

4. Gangguan kesehatan hati


Salah satu organ tubuh yang juga akan terkena dampak dari bahaya obat pencahar yaitu hati. Kandungan senyawa yang terdapat dalam obat ini bisa merusak kinerja hati dan membuat racun di tubuh Anda menyebar ke seluruh tubuh karena tidak adanya penyaring racun.

5. Gangguan metabolisme tubuh


Metabolisme tubuh yang terganggu juga bisa disebabkan dengan adanya zat asing dari obat pencahar yang masuk ke dalam tubuh Anda. Zat ini biasanya akan membuat metabolisme tubuh Anda tidak stabil. Beberapa penyakit pun dengan mudah akan masuk ke dalam tubuh.

6. Keracunan


Tidak semua obat pencahar terdaftar dalam BPOM. Banyak obat pencahar di warung dan toko yang mengandung senyawa berbahaya bagi tubuh. Anda bisa mengalami keracunan jika mengonsumsi obat pencahar dengan sembarangan.

7. Penyakit pencernaan lainnya


Anda juga berpotensi mengalami beberapa penyakit pencernaan seperti diare dan radang pada organ pencernaan. Hal ini mungkin terjadi karena kandungan senyawa dalam obat pencahar bisa berbalik menjadi sumber penyakit di tubuh Anda.

Baca Juga: 20 Efek Buruk Morfin untuk Kesehatan Tubuh

Jika Anda mengalami gangguan kesehatan pada pencernaan, khususnya kesulitan buang air besar, Anda bisa mencoba cara alami terlebih dahulu dengan mengonsumsi lebih banyak makanan berserat dan banyak minum air putih.

Cegahlah tubuh dari konsumsi makanan yang padat seperti nasi dalam porsi atau jumlah yang besar. Hal ini akan membuat pencernaan Anda bekerja dengan ekstra lebih keras. Pencernaan Anda pun juga tidak lancar. Atur pola makan Anda dengan lebih teratur. Jangan mengonsumsi makanan berat di pagi hari apalagi di malam hari. Makanlah secukupnya sesuai dengan kebutuhan.

Jika penyakit Anda semakin parah, kunjungilah dokter sesegera mungkin. Pastikan Anda mendapatkan resep yang jelas dengan keterangan jenis obat yang juga terjamin. Anda bisa menyembuhkan gejala kesulitan buang air besar lebih baik tanpa resiko adanya bahaya bagi tubuh.