14 Efek Samping Temulawak untuk Kesehatan Tubuh

Temulawak merupakan salah satu jenis rempah asli Indonesia. Temulawak jarang sekali digunakan sebagai bumbu masakan. Temulawak lebih dikenal sebagai obat herbal. Manfaat obat herbal ini adalah mengatasi berbagai penyakit seperti panas lambung, iritasi usu, perut kembung, gangguan saluran cerna, liver dan masih banyak penyakit lainnya yang bisa disembuhkan dengan temulawak.

Temulawak memiliki nama latin curcuma javanica yang bentuknya rimpang dapat tumbuh di area ketinggian 5 hingga 750 m diatas permukaan laut pada iklim tropis. Jamu temulawak dipercaya memperlanjar asi namun tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena membahayakan janin. Secara ilmiah, temulawak mengandung enzim yang dapat menurunkan kadar SGOT dan SGPT yang bisa menetralkan racun. Akan tetapi, apabila konsumsi temulawak terlalu banyak dalam jangka panjang akan menimbulkan penyakit lain. Berikut ini efek samping temulawak yang diwaspadai.

14 Efek Samping Temulawak untuk Kesehatan Tubuh

1. Mual dan muntah


Kerja enzim pada temulawak adalah menetralisir segala bakteri dan membantu kinerja lambung yang meberikan rasa dingin sesaat. Jika konsumsi temulawak tanpa jeda waktu tertentu dan control penggunaan temulawak justru mengakibatkan lambung terasa panas dan penuh. Kondisi seperti ini menimbulkan rasa mual serta muntah.

2. Iritasi lambung


Pengobatan herbal apapun tidak hanya temulawak sebaiknya dilakukan dengan pengawasan ahlinya. Apabila konsumsi temulawak secara berlebihan bisa menimbulkantejadinya iritasi pada lambung. Sebaiknya gunakan obat apapun baik obat kimia maupun herbal dengan kadar yang dianjurkan.

3. Gangguan liver


Penggunaan temulawak sebagai obat utama seseorang yang tengah menjalani pengobatan, disarankan hanya sampai 3 bulan saja. Jika melebihi itu atau mencapai waktu 4 bulan bisa mengakibatkan kerusakan pada liver. Apabila tidak terlihat hasil yang baik dalam masa tersebut sebaiknya pengobatan dengan temulawak segera dihentikan, mengingat liver merupakan organ penting bagi tubuh manusia.

4. Kerusakan ginjal


Fungsi ginjal adalah sebagai pembuangan limbah segala zat yang kita konsumsi. Apabila ginjal menerima zat-zat yang sejenis dalam jumlah banyak beresiko akan mengalami kerusakan ginjal. Hal ini dipicu karena banyaknya temulawak yang dikonsumsi sehingga timbul endapan dalam ginjal. Sebaiknya saat melakukan pengobatan herbal dengan temulawak harus diimbangi dengan kapasitas air minum yang banyak juga.

5. Penyumbatan aliran empedu


Kandungan enzim dalam temulawak mampu merangsang produksi empedu, sehingga pengobatan herbal temulawak tidak disarankan untuk penderita batu empedu. Jika tetap dikonsumsi akan berakibat keracunan empedunya sendiri. Sebaiknya seseorang yang   memiliki riwayat penyakit empedu tidak melakukan pengobatan yang menandung temulawak.

6. Pendarahan


Fungsi temulawak adalah meurunkan kadar lemak dalam darah. Sehingga tidak dianjurkan apabila seseorang sedang konsumsi temulawak diimbangi dengan obat pengencer darah. Jika dilakukan akan berakibat pendarahan akibat dari ekstrak atau kandungan temulawak lainnya.

7. Gangguan pencernaan


Gangguan pencernaan yang sering timbul akibat mengkonsumsitemulawak secara berlebihan adalah diare dan sembelit. Jika tidak ditangani langsung atau menghentikan pengobatan herbal temulawak akan mengakibatkan seseorang mengalami tubuh lemas dan kekurangan cairan. Jika terjadi hal demikian segera konsultasikan ke dokter agar pencernaan normal kembali.

8. Jantung berdebar


Jika seseorang yang memiliki riwayat hipertensi, bisa menimbulkan penyakit jantung yang berdebar secara tidak normal. Kondisi ini disebabkan karena mengkonsumsi temulawak secara berlebihan. Biasanya gejala awal yang dialami adalah rasa gelisah dan hipereaksi.

9. Infeksi kemih


Kandungan enzim dalam temulawak tidak semua diserap oleh tubuh. Hanya enzim yang dibutuhkan tubuh saja yang diserap oleh tubuh. Hal ini ini mengakibatkan penumpukan enzim sehingga memenuhi volume ginjal yang akan dibuang melalu saluran kemih. Semakin banyak yang disekresikan melalui urin maka dapat menimbulkan infeksi saluran kemih. Gejala awal yang dialami adalah perubahan urin yang menjadi kuning pucat dan mengeluarkan bau yang lebih kuat dari biasanya.

10. Nafsu makan bertambah


Jika seseorang yang menginginkan bertambahnya berat badan, temulawak mungkin bisa dijadikan solusi. Semua obat yang dikonsumsi secara berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh. Temulawak yang bisa menambah nafsu makan seseorang jika dibiarkan tanpa ada control yang tepat akan mengakibatkan seseorag mengalami obesitas. Sebaiknya gunakan obat herbal ini sesuai kebutuhan saja.

Baca Juga: 12 Efek Samping Kunyit bagi Kesehatan Tubuh

Selain 10 efek samping diatas, ada beberapa efek samping temulawak untuk kesehatan tubuh lainnya. Berikut beberapa efek samping lainnya.

4 efek samping temulawak untuk kesehatan tubuh lainnya.


11. Gangguan janin
12. Sakit perut
13. Tubuh lemas
14. Kekurangan cairan

Itulah beberapa informasi kesehatan tentang efek samping temulawak untuk kesehatan tubuh. Semoga informasi di atas berguna bagi Anda dan keluarga dalam mengenal dunia farmasi yang berkaitan dengan bahan-bahan di dalamnya. Informasi ini juga bisa Anda beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda. Salam sehat.

Loading...