Langsung ke konten utama

39 Efek Samping Sering Konsumsi Obat bagi Tubuh

Obat berfungsi sebagai penyembuh tubuh ketika kondisi sakit. Senyawa kimia yang ada dalam obat, selain bisa membantu memulihan kondisi badan menjadi sehat kembali juga bisa menyebabkan seorang mengalami penyakit lain yang tidak diinginkan. Kondisi ini terjadi jika obat dikonsumsi terlalu berlebihan dan dalam jangka panjang.

Sebagian orang memang diharuskan mengkonsumsi obat. Namun sebaiknya pengguna obat kimia aktif juga melakukan pengobatan herbal. Hal ini dianjurkan supaya tubuh tidak terlalu mengkonsumsi obat kimia dan mengakibatkan Anda menjadi ketergantungan terhadap obat kimia. Apabila terlalu banyak dan sering menggunakan obat kimia, dapat beresiko timbul penyakit baru yang tidak diharapkan. Berikut ini efek samping sering konsumsi obat yang harus diperhatikan juga.

39 Efek Samping Sering Konsumsi Obat bagi Tubuh

1. Jantung Rusak


Jika Anda termasuk yang sering mengkonsumsi obat-obat seperti obat jantung, hipertensi ataupun obat diuretik, sebaiknya lebih kontrol terhadap kesehatan tubuh. Apabila terlalu sering mengkonsumsi obat, tentu tidak baik untuk tubuh Anda. Kondisi seperti ini, jika dibiarkan akan beresiko timbul penyakit seperti gagal jantung, aritmia, infark jantung dan angina prektoris.

2. Sistem Daya Tubuh Menurun


Sebaiknya pengguna obat lebih berhati-hati dan waspada, karena jika penggunaan obat dalam jangka panjang bisa beresiko negatif pada sistem imun tubuh Anda. Meskipun cara kerja obat keluar melalui urine dan keringat, tetap ada sisa obat-obatan yang tertinggal dalam tubuh. Kondisi ini akan mengganggu sistem imun dan mengurangi peranan obat sebagai penangkal zat asing.

3. Osteoporosis


Gejala osteoporis tidak hanya diakibatkan karena kekurangan kalsium. Hal ini juga bisa dikarenakan terlalu sering minum obat antibiotik. Tentu kondisi ini akan mengakibatkan tulang mudah keropos disaat mulai masuk usia senja.

4. Alergi


Obat jenis antibiotik bisa menimbulkan efek alergi. Resiko ini bisa timbul dalam jangka pangka atau jangka pendek. Kondisi ini juga bisa terjadi kepada siapapun walaupun sebelumnya tidak memiliki riwayat pengidap alergi. Efek samping ini juga berpengaruh terhadap system daya tubuh.

5. Resistensi Bakteri


Obat yang terlalu sering dikonsumsi bisa menyebabkan kondisi resistensi bakteri. Karena penggunaan obat yang terlalu sering, menyebabkan antibiotik dalam obat tidak lagi mampu membasmi bakteri. Maka dari itu, obat tersebut tidak bisa menyembuhkan sakit yang diderita.

6. Ginjal Rusak


Ginjal berfungsi sebagai organ penyaring darah kemudia darah akan mengangkut obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh. Konsumsi obta yang berlebih akan mengakibatkan gagal ginjal. Kondisi ini dikarenakan terjadinya penumpukan racun pada organ tersebut. Oleh karena itu, konsumsi obat dengan diimbangi minum air putih yang cukup.

7. Infeksi


Telah dijelaskan sebelumnya, tidak hanya menyebabkan resistensi bakteri, tetapi juga mngakibatkan seseorang mengalami infeksi yang berpotensi menyerang tubuh penggunanya. Infeksi yang ditimbulkan ditandai dengan munculnya rasa gatal di area kewanitaan, bau tidak sedap di daerah kewanitaan dan juga keputihan.

8. Gangguan Pencernaan


Konsumsi obat berlebihan juga mengakibatkan seseorang mengalami penyakit gangguan pencernaan. Kondisi ini lebih besar beresiko terhadap pengguna jenis antibiotik. Apabila ingin mengkonsumsi obat, sebaiknya gunakan obat sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

9. Panca Indera Rusak


Penyakit berbahaya yang ditimbul banyaknya konsumsi obat selaian gangguan jantung dan ginjal juga beresioko panca indera mengalami kerusakan. Untuk menghindari bahaya penyakit ini, sebaiknya jangan terlalu sering dan menggantungkan obat saat Anda sedang sakit apapun. Cara ini bisa mengurangi resiko panca indera rusak.

10. Saraf Terganggu Akut


Penggunaan psikotropik, biasanya menimbul gangguan saraf. Efek yang biasa diderita adalah kegagalan sumsum tulang belakang dalam hal memproduksi sel darah merah. Untuk itu, Anda harus berhati-hati ketika membeli dan mengkonsumsin obat apapun.

Baca Juga: 21 Obat BAB Berdarah karena Wasir untuk Tubuh

Selain 10 bahaya diatas, ada beberapa efek samping yang sering konsumsi obat lainnya. berikut beberapa efek samping jika sering mengkomsi obat lainnya.


29 efek Samping sering konsusmsi obat lainnya.


11. Ketergantungan
12. Fobia
13. Emosian
14. Insomnia
15. Mudah bingung
16. Suka menghalal.
17. Halusinasi
18. Perubahan kebiasaan tidur
19. Perubahan pola makan
20. Perubahan kebiasaan BAB
21. Cepat lelah
22. Sakit kepala
23. Napsu makan menrun
24. Stroke
25. Mati rasa
26. Lumpur
27. Tumor
28. Kanker
29. Nyeri pada perut
30  Kram perut
31  Diare
32. Mual-mual
33. Iritasi usus besar
34. Iritasi usus kecil
35. Iritasi usus besar
36. Iritasi kebocoran
37. Tuli
38. Kulit beruan
39. Pandangan kabur

Itulah beberapa informasi kesehatan tentang efek samping konsumsi obat yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas berguna bagi Anda dan keluarga dalam mengenal dunia farmasi yang berkaitan dengan bahan-bahan di dalamnya. Informasi ini juga bisa Anda beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda. Salam sehat.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …