Langsung ke konten utama

9 Efek Samping Daun Kumis Kucing bagi Kesehatan

Kumis kucing selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal, namun ternyata ada efek samping daun kumis kucing yang membahayakan kesehatan tubuh. Kandungan kalium dalam kumis kucing sangat tinggi. Selain itu, daun kumis kucing juga mengandung glikosida orthosiphonim yang bermanfaat untuk melarutkan asam oksalat dan fosfat dari dalam tubuh. Tidak hanya itu, daun kumis juga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit dalam empedu dan ginjal, rematik, tekanan darah tinggi, kencing batu, kencing manis, dan juga infeksi pada kandung kencing.

Kumis kucing yang memiliki tinggi mencapai 1,5m dapat tumbuh di tempat-tempat kering maupun tempat-tempat basah dalam ketinggian 700m dari permukaan laut. Karena mudahnya kumis kucing tumbuh dan mudah ditemukan, apabila terjangkit penyakit-penyakit yang telah disebutkan sering kali masyarakat kemudian mengolah menjadikan obat herbal. Namun, tanpa disadari saat meracik obat herbal daun kumis kucing banyak yang tidak mengetahui apabila pembuatan dan penggunaan tanpa menggunakan dosis yang tepat atau konsultasikan dahulu ke dokter bisa menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diharapkan.

9 Efek Samping Daun Kumis Kucing bagi Kesehatan

Berikut ini beberapa efek samping yang ditimbulkan akibat konsumsi obat herbal daun kumis kucing secara berlebihan.

1. Penyakit ginjal


Kumis kucing memiliki manfaat yang baik untuk menjaga dan mengobati penyakit ginjal. Akan tetapi penggunaan obat herbal ataupun kimia yang terlalu berlebihan juga tidak baik. Hal ini disebabkan kekuatan tubuh seserang berbeda kapasitas menerima obat masuk ketubuhnya. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan dulu apabila menggunakan obat kimia ataupun obat herbal.

2. Sakit perut


Sama seperti penggunaan obat kimia. Obat herbal kumis kucing apabila dikonsumsi berlebihan menyebabkan fungsi ginjal menurun yang berakit perut akan sakit.

3. Keracunan


Konsumsi obat herbal tetap ada dosis penggunaannya. Apabila konsumsi tanpa dosis yang tepat bisa menyebabkan seseorang mengalami karacunan walupun yang diminum adalah obat herbal.

4. Sesak nafas


Penyakit sesak nafas tidak hanya disebabkan karena debu dan polusi. Terlalu banyak mengkonsumsi daun kumis kucing juga bisa menyebabkan seseorang mengalami sesak nafas.

5. Mengganggu fungsi jantung


Obat herbal diketahui lebih aman daripada konsumsi obat kimia. Namun ternyata teralu banya mengkonsumsi obat herbal dapat mengganggu fungsi jantung. Sebaiknya untuk menghindari kondisi seperti ini penggunaan obat herbal apapun tidak hanya daun kumis kucing disertai dosis yang tepat sesuai saran dokter.

6. Menyebabkan darah rendah


Fungsi utama daun kumis kucing adalah membantu menurunkan darah tekanan tinggi menjadi normal. Apabila konsumsi daun kumis kucing tanpa kontrol penggunaan bisa menyebabkan seseorang mengalami tekanan darah rendah.

7. Alergi


Obat kimia maupun obat herbal, apabila tubuh seseorang tidak dapat menerima obat-obatan tersebut dapat menyebabkan alergi. Kondisi ini ditandai dengan adanya bintik-bintik merah pada kulit.

8. Tidak cocok untuk ibu hamil


Daun kumis kucing mengandung kallium. Untuk itu, apabila ibu hamil ingin mengkonsumsi obat herbal ini sebaiknya jangan terlalu banyak. Lebih baik apabila penggunaan obat sesuai anjuran dokter. Sebaiknya ibu hamil konsumsi obat yang telah diberikan dokter demi menjaga janin agar tidak terjadi keguguran.

9. Kekurangan gula


Salah satu manfaat daun kumis kucing adalah untuk mengobati diabetes atau kencing manis. Seperti yang telah dijelaskan, apabila penggunaan tidak tepat menyebabkan kadar gula dalam tubuh seseorang menjadi tidak nomal.

Baca Juga: 10 Efek Samping Bau Cat bagi Kesehatan

Itulah beberapa informasi kesehatan tentang efek samping bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas berguna bagi Anda dan keluarga dalam mengenal dunia farmasi yang berkaitan dengan bahan-bahan di dalamnya. Informasi ini juga bisa Anda beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda. Salam sehat.