8 Efek Samping Ambroxol bagi Tubuh

Ambroxol adalah jenis obat mukolitik yang berfungsi sebagai pengencer dahak dan mengobati keluhan seputar gangguan sistem pernafasan. Ambroxol juga bisa digunakan sebagai obat beberapa penyakit seperti brokhitis, pneumokonio kronis, mengatasi infeksi sehingga dapat menghirup oksigen dengan baik. Pengobatan dengan ambroxol bisa diperoleh jika pengobatan dengan benar dan tepat.

Selain untuk mengobati beberapa penyakit kronis, ambroxol bisa menimbulkan penyakit kronis lainnya. Hal ini dikarenakan penggunaan ambroxol tidak sesuai dengan takaran anjuran dokter. Sehingga komponen obat yang masuk dalam tubuh tidak bereaksi secara baik. Berikut ini efek samping ambroxol bagi tubuh yang harus Anda ketahui.

8 Efek Samping Ambroxol bagi Tubuh

 1. Muncul gastro-intestinal


Jika anda ingin mengkonsumsi ambroxol tanap resep dokter sebaiknya pikirkan kembali. Karena apabila Anda tetap mengkonsumsi ambroxol beresiko menyebabkan reaksi gastro-intestinal. Kondisi ini adalah sesansi panas ditenggorokkan akibat ulkus lambung cidera akibat zat kimia yang terdapat pada ambroxol yang menyebabkan penumpukan gas pada lambung dan meningkatkan asam lambung naik. Biasanya gejala ini ditandai dengan munculnya rasa mual, muntah, perut kembung.

2. Reaksi alergi


Apabila Anda mengalami gatal-gatal pada tenggorokkan, ruam-ruam kemerahan atau timbul pembengkakan maka dipastikan tubuh Anda menolak bereaksi dengan ambroxol. Kondisi ini disebut dengan alergi. Sebaiknya hentikan  pemakaian untuk mengurangi gejala-gejala tersebut.

3. Meracuni ASI


Ambroxol tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu Hamil. Hal ini disebabkan karena kandungan Ambroxol dapat meracuni ASI yang menyebabkan bayi menjadi kurang asupan gizi karena menurunnya kualitas ASI. Resiko yang ditimbulkan ambroxol diyakini menyebabkan menurunnya produksi ASI.

4. Kelainan janin


Telah dijelaskan sebelumnya, ambroxol tidak disarankan ibu Hamil. Jika tetap ingin mengkonsumsi ambroxol harus dengan resep dokter supaya dosis yang digunakan sesuai denga kebutuhan tubuh. Apabila sebaliknya, akan menimbulkan efek samping kelainan paru atau lahir cacat dengan sistem pernafasan rusak.

5. Gangguan Fungsi Paru


Ambroxol tidak baik jika dikonsumsi bersamaan dengan obat antibiotik lainnya. Hal ini bisa mengakibatkan terganggunya fungsi paru-paru. Kondisi ini disebabkan ambroxol mengganggu peningkatan konsentrasi zat antibiotik dalam paru-paru. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah sesak nafas, dada nyeri dan nafas pendek. Sebaiknya konsumsi antibiotic setelah konsumsi ambroxol kurang lebih jaraknya sekitar 2 jam.

6. Maag


Apabila Anda memiliki riwayat penyakit kronis, sebaiknya jauhi konsumsi ambroxol. Karena ambroxol dapat menimbulkan iritasi dan infeksi pada ulkus lambung yang mengakibatkan Anda mengalami penyakit maag. Tentunya hal ini disebabkan konsumsi ambroxol secara berelebihan. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

7. Sakit Kepala


Efek samping ambroxol bisa terjadi akibat terlalu banyak konsumsi ambroxol. Hal ini menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala karena ambroxol menjadikan dahak semakin mengental. Hentikan penggunaan obat ini jika dirasa tidak ada perubahan yang signifikan.

8. Radang tenggorokkan


Sudah dijelaskan, bahwa ambroxol menjadikan dahak tidak encer. Tentunya jika kondisi terus dialami penderita akan merasakan sakit pada tenggorokkan. Sebaiknya gunakan ambroxol dengan dosis yang dianjurkan dokter supaya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Baca Juga: 28 Efek Samping Minyak Pohon Teh untuk Kesehatan

Itulah beberapa informasi kesehatan tentang efek samping ambroxol bagi tubuh yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas berguna bagi Anda dan keluarga dalam mengenal dunia farmasi yang berkaitan dengan bahan-bahan di dalamnya. Informasi ini juga bisa Anda beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda. Salam sehat.

Loading...
Loading...