Langsung ke konten utama

15 Cara Melakukan Waxing Bulu Ketiak dan Kaki dengan Aman

Bulu yang tumbuh di ketiak dan kaki memang terkadang membuat kita tidak percaya diri. Sering kali kita mencukur bulu tersebut,  walau dalam beberapa hari akan tumbuh lagi. Maka dari itu harus rutin jika kamu mencukur bulu ketiak dan bulu kaki.  Saat kita pernah mencukur bulu ketiak dan bulu kaki,  buku tersebut saat tumbuh nanti akan lebih panjang dari saat sebelum kita mencukur. Menghilangkan bulu ketiak dan kaki yang kita kenal adalah waxing.  Waxing bisa dilakukan di salon.

Waxing bulu ketiak dan bulu kaki dilakukan dengan cara menempelkan kain yang sudah di beri cairan perekat. Dan saat kita tarik kain itu bulu-bulu pada kaki dan ketiak kita ada tertarik dan tercabut. Jika kita tidak terbiasa melakukan waxing bulu rasanya akan sakit. Merontokkan bulu dengan waxing juga tidak akan sempurna,  masih ada bulu-bulu yang masih tertinggal. Bagaimana cara melakukan waxing bulu ketiak dan kaki dengan aman? Berikut ini adalah cara melakukan waxing bulu ketiak dan kaki dengn aman:



1. Menggunakan Krim Wax


Cara melakukan waxing bulu ketiak dan kaki dengan aman adalah dengan menggunakan krim wax. Krim ini bisa dibeli yang sudah jadi. Banyak kok merk-merk krim wax yang memproklamirkan dirinya sebagai krim paling ampuh. Namun kamu mesti hati-hati kalau pakai krim wax karena sifatnya sangat iritan. Bila kamu ada luka di ketiak atau kaki, maka hindarilah krim ini. Karena jika sampai kena luka, bisa sangat-sangat perih rasanya.

2. Membuat Krim Wax Sendiri Dari Cairan Gula


Membuat cairan lilin wax sendiri juga menjadi salah satu cara melakukan waxing. Cairan lilin ini terbuat dari gula yang dilelehkan dan dicampuri beberapa tetes buah lemon. Tunggulah cairan gula ini sampai benar-benar dingin atau hangat kuku. Barulah oleskan ke ketiak akau kaki. Kemudian tempelkan kain kasa ke ketiak dan kaki, tekan-tekan sekuatnya. Biarkan menempel beberapa detik kain kasanya, lalu cabut sekuat tenaga kain kasanya. Namun mesti hati-hati mencabutnya, pastikan bulu-bulu tercabut sempurna sampai akarnya.

3. Jangan Pakai Spatula, Silet, gunting atau Benda


Tajam yang Lainnya
Janganlah kamu pakai spatula, silet, gunting atau benda tajam lainnya untuk melakukan waxing bulu-bulu di badan. Karena tindakan ini justru membuat badan semakin lebat bulunya loh! Pertumbuhan bulu juga menjadi sangat cepat. Ini karena memang sifat dasar rambut manusia. Yang jika dipotong malah bisa memicu makin panjang dan tebal.

4. Mencabut Lebih Baik Daripada Mencukur


Mencabut lebih baik daripada mencukur bulu ketiak dan kaki. Karena dengan pencabutan sempurna sampai ke akar, maka bulu-bulu itu akan tumbuh lebih terkontrol. Dan kita tidak akan sebentar-bentar waxing. Ingat bahwa waxing terlalu sering itu bahaya karena rentan menyebabkan infeksi dan bakteri masuk ke dalam tubuh.

5. Pastikan Akar Rambut/Bulu Tercabut Sempurna


Untuk memastikan bahwa rambut atau bulu ketiak dan kaki tercabut sempurna, caranya mudah. Cukup dengan merabanya saja. Jika kamu merasa ketek dan kakinya halus sekali. Maka itu artinya bulu tercabut sempurna. Namun, bilamana ketiak dan kakimu itu malah jadi kasar seperti parut, maka itu artinya tidak sempurna tercabut. Malahan hanya terpotong bulunya.

6. Bila Ada Luka di Ketiak atau Kaki, Hindari Penggunaan Krim Wax


Ya, hindarilah penggunaan krim wax bilamana ada luka di ketek dan kakimu. Krim wax itu panas sifatnya dan sangat tajam mampu mengikis kulit. Bayangkan bila krim itu masuk ke dalam lapisan kulit karena luka yang menganga. Pastilah kamu akan teriak-teriak saking perihnya.

7. Obati Luka Jika Terjadi Luka


Terkadang dalam proses melakukan waxing, akan terjadi luka. Akibat dicabutnya bulu-bulu ketiak dan kaki. Meskipun penggunaan krim wax sebenarnya bertujuan untuk menghindari luka ini. Bilamana memang tercipta luka, maka kamu harus segera meneteskan obat merah ke lukamu.

8. Alangkah Baiknya Melakukan Tes Alergi Dulu  Sebelum Mengaplikasikan Krim Wax di Ketiak dan Kaki


Lakukanlah tes alergi dulu dalam penggunaan krim wax. Sebelum melakukan waxing, kamu bisa mengambil setitik krim, lalu oleskan ke punggung jari tangan atau ke belakang telinga. Tunggu sekitar sejam. Jika tidak ada reaksi gatal atau kemerahan, maka krim waxing itu aman dipakai.

9. Basuh dengan Air Sampai Bersih Jika Sudah Selesai


Jangan lupa untuk membasuh sampai bersih ketiak dan kakimu jika sudah selesai melakukan waxing. Pastikan tidak ada sisa krim dan potongan bulu-bulu lagi. Supaya kita steril dan terbebas dari bakteri yang mungkin ada di antara tumpukan bulu dan sisa krim yang menempel.

10. Sabuni Ketiak dan Kaki Jika Sudah Selesai


Jika perlu, pakailah sabun saat membersihkan ketiak dan kakimu setelah selesai melakukan waxing.

Baca Juga: 15 Manfaat Mengunyah Makanan Sampai Lembut

5 Cara Melakukan Waxing Bulu Ketiak dan Kaki dengan Aman yang Lainnya:


11. Meminta Tolong Orang Lain seperti Terapis Salon untuk Waxing
12. Rutinlah Melakukan Waxing
13. Jagalah Kebersihan Ketiak dan Kaki Selalu
14. Hindarilah Penggunaan Deodorant Hingga Seminggu Pasca Waxing
15. Pastikan Panjang Bulunya Tepat, Biar Tercabut Sampai Akarnya

Itulah beberapa cara melakukan waxing bulu ketiak dan kaki dengan aman. Lakukan lah waxing secara rutin agar ketiak dan kaki kita tidak berbulu. Dan juga lakukanlah di salon yang terpercaya.

Postingan populer dari blog ini

Bahaya Dan Efek Samping Rokok Elektrik Vapor

Awalnya rokok elektronik atau vapor diciptakkan untuk mengurangi ketergantungan pada rokok tembakau, karena rokok tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi ternyata dampak rokok elektrik vapor juga sama berbahayanya seperti rokok tembakau. Dampak negatif rokok elektrik bagi kesehatan mungkin masih menjadi perdebatan bagi beberapa orang yang mengenal dunia kesehatan seperti dokter dan praktisi kesehatan lainya. Parahnya lagi, kita sering membaca di iklan cetak maupun media online jika electric cigarete adalah rokok aman dan di klaim bebas nikotin, tar juga aneka bahan berbahaya lainnya.

Bagian dari rokok elektrik terdapat penampung cairan atau liquid yang ketika dipanaskan akan menghasilkan uap yang berasap, Tombol power, drip, mods, dan alat pemanas yang digunakan untuk mengubah liquid menjadi uap asap. Penampung liquid tadi bisa diisi ulang. Larutan ini mengandung propilen glikol, gliserin, dan perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap. Sebag…

Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita

Penyebab Dan Cara Mengobati Panas Dalam Pada Bayi Dan Anak Balita. Panas dalam adalah gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak-anak dan bayi. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi tubuh terasa panas dan bayi atau si anak akan membuat mereka merasa tidak nyaman, gairah bermain menjadi hilang, lesu, pandangan mata meredup, rewel, cengeng atau sering menangis, dan bermalas–malasan. Penyebab panas dalam dapat diakibatkan karena tubuh kita kekurangan vitamin c, konsumsi serat, dan cairan, juga dapat akibat konsumsi makanan yang terlalu panas, banyak mengandung minyak dan berlemak, faktor cuaca dan lingkungan yang berubah ubah secara tiba tiba terutama saat peralihan dari kemarau ke penghujan maupun sebaliknya, serta dapat bersumber pada gangguan lainnya seperti stres, ketidakstabilan hormon dalam tubuh, juga menurunnya daya tahan tubuh.

Panas dalam atau demam merupakan keluhan yang banyak terjadi khususnya pada bayi dan anak kecil karena panas dalam juga merupakan …

Cara Mengatasi Dan Mengobati Tengeng Pada Leher

Sakit leher atau tengeng sering dialami sebagian orang. Orang yang mengalami tengeng tersebut akan mengalami suatu keterbatasan yang terkadang dapat mengganggu dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya menolehkan kepala kekanan dan kekiri. Sehingga mereka akan bertanya-tanya kepada kawan atau kelurganya “leher tengeng apa obatnya?”. Dalam kasus seperti ini anda dapat mengobati sakit leher berdasarkan penyebabnya. Untuk yang masalah ringan anda hanya perlu melakukan tidakan tradisional seperti memijit leher yang sakit. domain name and web hosting packages
domain name registrant
Sebagian orang menyebut sakit tengeng ini dengan sebutan kenger. Penyebab umum penyakit tengeng adalah kesalahan posisi saat tidur. Posisi tidur yang tepat seharusnya mengistirahatkan otot-otot seluruh tubuh dimana posisi yang baik adalah dengan menggunakan punggung belakang. Selain itu, penggunaan bantal harus sampai bahu sehingga posisi leher dalam keadaan rileks sehingga otot-otot sekitar leher …