Langsung ke konten utama

Cara Mengobati Dan Menghilangkan Tungau

Tungau kemaluan atau dalam bahasa jawa disebut dengan Tengu merupakan hewan yang sangat kecil, berwarna merah dan suka hidup ditempat-tempat yang lembab. Kutu kemaluan ini sering terdapat pada anak-anak yang suka bermain pada tempat yag lembab atau tempat berpasir. Tidak jarang pula tengu ini juga terdapat pada orang dewasa. Pada manusia hewan ini hinggap di kulit buah zakar tau sekitara alat kelamin.

Kutu kemaluan atau Tengu Dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan Phthirus pubis merupakan parasit yang makannya berasal dari darah yang dihisap dari tubuh kita. Akibat gigitan tungau ini akan mengakibatkan bengkak kemerahan yang terasa gatal. Selain itu apabila terus-terusan digaruk akan mengakibatkan kulit lecet dan terasa perih. walaupun bengkaknya tidak berlangsung lama, biasanya sekitar 3-4 hari namun rasa gatal yang ditimbulkan akan membuat perasaan tidak nyaman. Lebih lagi apabila kejadian ini terjadi pada orang dewasa.
Cara Mengobati Dan Menghilangkan Tungau Atau Kutu Kemaluan
Tengu ini sangat kecil sekali, lebih kecil dari kutu rambut biasa, berwarna merah. Anda akan kesulitan untuk memegangnya, untuk melihatnya saja lumyan susah. Biasanya kutu kemaluan ini terletak pada bagian tengah benjolan akibat gigitannya. Apabla anda melihat ditengah benjolan terdapat hewan kecil berwarna merah, itulah yang disebut dengan tengu.
Berikut ini adalah penyebab kutu kemaluan menempel pada tubuh:
  1. Kurang menjaga kebersihan dalam tubuh kita, khususnya di area lembab yang tumbuh rambut.
  2. Kurang sadar kebersihan lingkungan, karena dapat ditularkan melalui handuk, pakaian, dan tempat tidur yang kurang terjaga kebersihannya.
  3. Kurang menjaga kebersihan pakaian dalam atau sering tidak diganti dalam jangka waktu yang lama.
  4. Melalui hubungan badan dengan pasangan yang terkena kutu kemaluan ini.
  5. Pada anak-anak biasanya tertular melalui lingkungan tempat bermain yang lembab atau berpasir.
Ciri-ciri yang terlihat ketika terkena kutu kemaluan:
  1. Pada permukaan kulit terdapat benjolan berwarna kemerah-merahan seperti di gigit serangga.
  2. Terasa gatal-gatal disekitar kemaluan.
  3. Saat malam hari biasanya terasa gatal-gatal pada bagian tubuh yang ditumbuhi rambut.
  4. Gatal yang menyebar, gatal bisa saja menyebar ke bagian tubuh lainnya karena kutu tersebut juga berpindah pindah.
  5. Terjadi infeksi yang diakibatkan oleh garukan tersebut.


Gatal Disekitar Kemaluan
Tips untuk mengatasi juga mengantisipasi masalah kutu kemaluan yaitu :
  1. Jagalah bagian tubuh yang ditumbuhi rambut, terutama dalam hal ini adalah pada rambut kemaluan. Jagalah kebersihan rambut pada kemaluan dengan sering mencucinya dengan shampoo atau dikeramasi.
  2. Bila sudah dipastikan terdapat kutu kemaluan, sisirlah rambut pada kemaluan tersebut dengan sisir yang rapat sehingga kutu akan terbawa sisir, tetapi hal ini sulit dilakukan, karena kutu ini sangat kecil sekali.
  3. Jika masih saja belum hilang, cukurlah rambut pada kemaluan tersebut.
  4. Gantilah pakaian dalam secara berkala dengan pakaian dalam yang bersih.
  5. Bersihkan diri anda setelah bermain dengan hewan peliharaan anda.
  6. Jagalah selalu kebersihan lingkungan disekitar anda terutama di kasur, sofa maupun karpet tempat anda duduk.
Cara Menghilangkan tengu atau kutu kemaluan:
Dengan Kapur Sirih
Menurut nenek saya, apabila seseorang terkena kutu kemaluan. Dapat dihilangkan dengan cara mengoleskan kapur sirih di area yang terkena kutu. Ini akan membuat kulit kemaluan menjadi dingin, dan kutu akan melepaskan diri dari kulit.
Tembakau
Jika menggunkan kapur sirih tengunya belum hilang, anda bisa menggunakan tembakau. Ambil tembakau secukupnya lalu campur dengan sedikit air dan di oleskan pada area yang terdapat tengu tadi.
Dengan Bantuan Batang Padi
Apabila dengan 2 cara diatas masih belum juga bisa menghilangkan tengu. Anda bisa mengambilnya secara paksa dari tempatnya berada. Anda bisa menggunakan bantuan batang padi yang dipotong meruncing. Caranya dengan mengorek atau mencukil tungau dari kulit kemaluan secara perlahan. Hal ini sering dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya, dan terbukti berhasil.
Kutu kelamin dapat terjadi pada semua orang terutama mereka yang kurang menjaga kebersihan, tetapi kasus tertinggi yang terjadi ditemukan pada anak-anak sampai usia remaja baik pria atau wanita. Oleh karena itu, kebersihan yang selalu dijaga baik dalam diri sendiri maupun lingkungan sangatlah penting.